Menyambut hadirnya bulan Ramadhan 1432 H, SDIT Nur Hidayah menggelar Tarhib Ramadhan. Kegiatan dilaksanakan Sabtu (30/7) diikuti sekitar 870 siswa yang terdiri dari siswa-siswi kelas 1-6 beserta guru dan karyawan yang berjumlah 90 orang. Kegiatan dipusatkan di dua lokasi. Lokasi pertama di pusatkan di SDIT Nur Hidayah untuk kelas 1 dan 2. Mereka melaksanakan Tarhib dengan berjalan kaki menyusuri kampung Kerten dan Jajar yang terletak di sekitar SDIT Nur Hidayah. Lokasi kedua dipusatkan di pintu masuk sebelah selatan Stadion Manahan untuk kelas 3-6. Selanjutnya mereka berjalan kaki menyusuri Jalan Adi Sucipto ke arah barat sampai ke Jalan Siwalan untuk kembali ke SDIT Nur Hidayah.
Sebelum melakukan long march, anak-anak terlebih dahulu mengadakan beberapa kegiatan di tempat, yaitu lomba yel-yel ramadhan serta orasi dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Mereka juga menyanyikan lagu-lagu nasional sebagai wujud kecintaan mereka pada tanah air Indonesia. Hal Ini karena pada Ramadhan tahun ini juga berbarengan dengan pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI ke-66. Anak-anak ini membawa poster, bendera, dan berbagai alat musik sederhana sebagai media untuk mengekspresikan kegembiraan mereka akan datangnya bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan. Selain itu, dalam perjalanan long march tersebut mereka juga membagi-bagikan bunga kertas dan jadwal imsakiyah kepada anggota masyarakat yang dijumpai di sepanjang perjalanan yang dilalui sambil mengingatkannya agar tidak lupa untuk berpuasa di bulan Ramadhan tahun ini. Sesampainya di sekolah, para siswa beristirahat sejenak serta dilanjutkan ‘pesta kebun’ dengan bertukar hadiah/kado yang telah mereka persiapkan dan bawa dari rumah.
Menurut Kepala Sekolah SDIT Nur Hidayah, Ari Puspitowati, S.Pd. Ramadhan tahun ini mengambil tema “Melalui Pendidikan Ramadhan, Kita Bangun Karakter Anak Sholeh dan Peduli”. Maksud dari tema ini adalah bahwa Ramadhan kita jadikan sarana untuk mendidik setiap diri khususnya di sini adalah menanamkan pendidikan kepada anak-anak sejak dini agar terbentuk karakter anak yang sholih, yang gemar berbuat kebaikan dan menjadi anak yang peduli dengan sesamanya yang masih membutuhkan uluran tangan kita bukan menjadi anak yang individualis dan egois. Harapannya kelak, tunas-tunas bangsa ini bisa menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi sesamanya, bangsanya, dan negaranya.
Melalui kegiatan ini pula dimaksudkan untuk membangun keceriaan bagi para siswa dalam menyambut hadirnya bulan Ramadhan. Tentunya juga menjadi ajang ekspresi kreativitas siswa dan membangun semangat nasionalisme para siswa. Serta sebagai syiar ajakan kepada warga untuk mempersiapkan diri jelang hadirnya bulan Ramadhan.






0 Comments:
Posting Komentar