Selasa, 17 Mei 2011

MARKET DAY 1ST CLASS


"Ayo beli, beli, beliiii, ...!"
"Harga murah, dan dijamin halal,..."
"Buruan, nanti bisa kehabisan, ... loh!".

Demikiannlah woro-woro dari Ustadz Agung Nugroho dalam acara Market Day First Class hari Senin kemarin, 16 Mei di Aula Gedung Timur SDIT Nur Hidayah Surakarta. Sejak pagi suasana di Aula sudah mulai ramai dipenuhi para siswa kelas 1, yang akan menggelar acara pasar murah sebagai latihan jual beli.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dalam tema "Berwirausaha" yang di gelar oleh para guru kelas 1 paralel, untuk mengakhiri semester II dengan kegiatan praktek JUAL BELI. Adapun tujuannya adalah untuk memberikan bekal mental berwirausaha kepada para siswa kelas 1, sehingga harapannya kelak jika dewasa dapat mempraktekkkan ketrampilan jual belinnya yang didapatkan di sekolah.

Dalam kesempatan ini, juga dikenalkan salah satu profesi seorang Wirausahawan yang bergerak di bidang Home Industry memproduksi Susu Kedelai. Bapak Rudi yang juga salah satu wali murid kelas 1 ini, termasuk seorang wirausahawan yang cukup berhasil dalam mengelolah usahanya dan memasarkan produknya. Melalui sumber utama pembelajaran ini, diharapkan para siswa dapat mengetahui secara langsung tentang profil seorang usahawan, produksi dan bagaimana cara menjual barang.

Para siswa kelas 1 akan berlatih bagaimana bertindak layaknya sebagai seorang pedagang atau penjual. Kemudian mereka diharapkan mampu mengelola barang dagangannya sehingga dapat terjual semuanya dan mendapat keuntungan dari jual beli tersebut. Ada berbagai jenis snack, soft drink, accesories dan lain sebagainya. Barang dagangannya, mereka bawa sendiri dari rumah sebagai modal awal jual beli. Hal itu, agar mereka juga dapat bertanggungjawab dan mandiri dalam menangani segala kebutuhannya sendiri.

Makin siang suasana Market Day di Aula, makin ramai karena banyak dibanjiri para pembeli dari kelas 2 hingga kelas 6 yang baru istirahat pertama. Namun, ada yang beda dalam Market Day ini, apa itu ?. Pasalnya, para pembeli harus menukarkan uang miliknya (uang asli) dengan vouher belanja yang disiapkan oleh para guru kelas 1. Voucher belanda itu mulai nilai nominal Rp. 500,-, Rp. 1000,-, dan Rp. 2000,-. Mengapa harus ditukar dengan Voucher dulu ?. Yah,... karena ini sebagai pembelajaran, para siswa dibiasakan menggunakan voucher di sekolah dan di koperasi, sekaligus juga agar menghindari kehilangan para siswa.

Salah seorang siswa kelas 1 yang ditemui dilapangan, menyatakan sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena banyak makanan, dan enak-enak, loh... dan juga murah. Ayo beli, pak ...!.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Tamu


ShoutMix chat widget
 

SDIT Nur Hidayah Copyright © 2010 SDIT NH is Designed by Choirul Fata