Senin, 02 Mei 2011

GELAR KREASI SENI SDIT NUR HIDAYAH


Bertepatan dengan tanggal 2 Mei 2011, sebagai Hari Pendidikan Nasional, SDIT Nur Hidayah Surakarta menggelar Ajang Kreasi dan Aktualisasi Minat dan Bakat Siswa SDIT Nur Hidayah. Gelar Kreasi ini merupakan bentuk penampilan seluruh Ekrakurikuler yang ada di DIT Nur Hidayah Surakarta. Tidak kurang dari 14 jenis Ekstrakurikuler memperagakan berbagai macam tampilannya, dalam bentuk tarian, lagu, peragaan team, nasyid, drama, pidato atau da' cilik maupun gerak lagu.

Melalui acara “GELAR KREASI SENI” ini, seolah anak-anak ingin benar-benar mewujudkan pendahulunya, sang Guru kita Ki Hajar Dewantara, dengan semboyan Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Beragam bentuk dan kreasi ditampilkan oleh anak-anak SDIT Nur Hidayah Surakarta, menjadi wujud kesungguhannya, untuk melahirkan mimpi-mimpinya agar kelak menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, kreatif serta inovatif tetapi juga berkarakter Islami. Melalui Gelar Kreasi Seni ini diharapkan dapat menjadi ajang aktualisasi potensi dan bakat para siswa sehingga nilai-nilai keberanian, kerjasama team, rasa ingin tahu dan memiliki, kepercayaan diri yang tinggi, kehalusan budi serta kesantunan diri dan sosial, serta rasa cinta kepada Tanah Airnya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Subhanallah,... gemuruh suara selalu terdengar di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Appalus membahana ... dan tepuk tangan mengiringi parade kontingen ekstra yang akan tampil nanti setelah acara dibuka atau dimulai oleh pembawa acara.

Suasana hening, ketika Lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Ustadz Bahruni Arsyad, serentak dinyanyikan bersama oleh seluruh hadirin dan kepada seluruh hadirin dimohon untuk berdiri. Selepas lagu wajib Indonesia Raya, Mars SDIT Nur Hidayah juga di nyanyikan bersama menjadi penyemangat para siswa yang akan segera tampil dalam perhelatan besar dua tahunan SDIT Nur Hidayah dalam acara “GELAR KREASI SENI”.

Setelah acara pembukaan, Tari Kuda-Kuda dari ekstra Pramuka mengawali pembukaan acara Gelar Kreasi Seni. Dengan alunan musik jawa yang khas, tiba-tiba suasana Gedung wayang Orang hening sejenak, hadirin yang sebagian besar para siswa kelas 1 hingga kelas 6 ini, menikmati sajian tari.

Usai Kepala Sekolah SDIT Nur Hidayah Ibu Ari Puspitowati, S.Pd, memberikan sambutan, giliran Ketua Bidang pendidikan Yayasan Nur Hidayah Bapak Heri Sucitro, S.Pd, mewakili Yayasan Nur Hidayah memberikan sambutannnya. Pengawas TK/SD UPTD Laweyan, Ibu Rita juga berkenan hadir dan memberikan sambutannya. Beliau menyampaikan bahwa sudah sepantasnya dewasa ini, bukan hanya bentuk-bentuk kegiatan yang intelektual saja yang ditonjolkan, tetapi juga dimensi multipel intelegensi hasu terus di pentaskan. Hal ini sangat sesuai dengan pendidikan karakter yang kita inginkan, demikian beliau melanjutkan sambutannya.

Beliau juga sangat apresiatif atas prakarsa pementasan kreatifitas seni, minat dan bakat yang ditampilkan oleh anak-anak SDIT Nur Hidayah. Di sela-sela kesibukan kegiatan belajar mengajar, bapak ibu guru SDIT Nur Hidayah masih menyempatkan menyenggarakan kegiatan yang seperti ini. Disamping itu, beliau juga sangat berharap agar SDIT Nur Hidayah dapat berprestasi seperti tahun-tahun yang lalu. Menjadi yang terbaik dalam kebaikan. Amin.

Setelah sambutan Pengawas TK/SD, Ektra Robotik walaupun tergolong baru, berusaha ditampilkan panitia sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam menggarap teknologi robotik ini. Cukup kreatif dan inovativ, mereka berusaha menampilkan karya tampilannya. Peserta penampil sangat “PD” dan apik, memberikan tampilan Robot Mobil yang kemudian berubah menjadi Robot Manusia, yang terbuat dari bahan Kardus.

Disertai Alunan musik “The Winner”, Ektra Tenis Meja menampilkan “Team Tenis Meja” dalam bekerja sama dan penampilannya seperti layaknya sebagai team JUARA. We Are The Champion.

Penampilan Yel-yel kelas 1 juga sangat seru. Dipandu oleh sang guru kita Pak Yoko, suara yel disertai bunyi “dung” dari alat berupa Galon AQUA. Penampilan Yel-yel berikutnya dari kelas 2. Dibawah asuhan Ibu Trihandayani, suara syair yang kompak dan iringan musik alat-alat Galon juga tidak kalah dengan pendahulunya. Ibu Trihan dengan aba-aba “a ba ta”, alunan syair bakat prestasi dan iringan suara Botol Aqua yang rancak menambah kehangatan. Diakhiri dengan “We Are The Best. Allahu Akbar”. Sungguh Ruaaarrrr... Biasa, sangat baik. Nah setelah dinilai, ternyata sebagai penampil terbaik adalah kelas 2, diikuti kelas 3 dan terakhir kelas 1.

Nah ini yang ditunggu-tunggu, ada Doorprize untuk seluruh hadirin semua, untuk anak-anak dan juga untuk para guru. Bagi yang dapat diucapkan selamat dan bagi yang belum dapat “mohon bersabar dulu yah”. Ingat pembagian Doorprize masih akan terus sampai selesainya acara. Jadi jangan beranjak dulu yah...! Siapa tahu nomor kartu doorprize kalian yang akan dibacakan oleh ibu Tis’iaturroifah dan Bapak Bisri sebagai pembawa acara.

Tampilan berikutnya adalah sajian ekstra Lukis. Dengan cita-cita ingin menjadi Ilmuwan, penampil sajian eksrta Lukis, mulai mencoret dengan halus kertas gambar yang sudah tersaji. Sembari menunggu hasil lukisan ini, ekstra Dacil tampil berikutnya.

Ekstra Dacil (Dai Cilik) kemudian tampil menyirami rohani hadirin dengan tampilan yang sejuk dan ayat-ayat suci Alqur’an. Rumaisya Nurul memberikan gambaran tentang bagaimana menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Allah sungguh memberikan nikmat yang banyak. Jika kalian menghitung nikmat Allah, pasti tidak akan dapat menghitungnya. Makanya kita harus bersyukur kepada Allah SWT.

La in syakartum la azii dannakum wala inkafartum inna 'adzabi lasyadiid, Jika kamu bersyukur atas nikmatKu maka akan Aku tambah nikmatKu kepadamu, jika kamu ingkar maka sesunguhnya adzabKu sangat pedih.

Ekstra bahasa Arab, menampilkan bentuk percakapan dalam bahasa Arab, dilanjutkan dengan pertunjukkan Ekstra Taekwondo. Setelah Salam Khas Taekwondo, sebanyak 6 siswa menampilkan sajian atraksinya dengan jurus-jurus Taekwondo. Beriktunya tampil 10 anak secara berpasangan mulai memperagakan bentuk tarung antara dua orang . Dan tidak kalah, juga beberapa anak secara team menampilkan atraksi yang cukup menegangkan. Subhanallah... mereka cukup gagah dan berani, menampilkan tendangan keatas, setelah melalui lompatan tinggi. Wooow. ... sangat luar biasa, anak-anak kita.

Ekstra Jurnalistik mempersembahkan bentuk drama dialog guru dan siswa dengan menggunakan percakapan dalam bahasa Inggris. Diselingi dengan tampilannya pembacaan cerita/ cerpen, dan diiringi lagu “Terima kasih ku pada Guru”.

Ekstra Tapak Suci, muncul dengan peragaan loncat dan berguling di matras. Namun ditengah keseriusan, tiba-tiba ada kejadian menarik dan yang lucu... daaan sempat membuat hadirin tertawa. Apa pasal, ternyata spanduk bertuliskan “Keluarga Besar Tapak Suci” yang di bawa dua anak itu “Terbalik”. Kemudian suasana kembali hening, ketika alunan musik Khas Cina “SHAOLIN”, mengiringi peragaan jurus-jusrus Tapak Suci. Alunan musik bersautan dengan iringan “KITARO”, juga menambah penampilan para penampil cukup “PD”. Terakhir Tapak Suci, secara bepasang-pasangan dan rampak menampilkan peragaan teknik “tendangan”, bentuk “bantingan” dan juga perkelahian yang sebenarnya.

Nah, untuk beristirahat sejenak kita dengarkan Yel-yel kelas 4, 5 dan 6, yuk !. Halo,,, halo... kami kelas 5, selalu senang riang. Senang riang menjadi terbaik. Enak to mantep to ... kelas 5 OK. Allahu Albar 3X. Subhanalah... ruaaar biasaa. Begitu bersemangat mereka. Mudah-mudahan begitulah semangat mereka dalam belajar .

Giliran Kelas 6 muncul dengan Asuhan bapak Husni malik sebagai Komandan. Kelas 6 paling ... OK. Raih prestasi...!. Dan akhirnya...... Juaranya adalah .... Juara pertama Yel-yel diraih kelas 6, disusul Kelas 5 dan terakhir kelas 4.

Iringan musik mulai terdengar mengiringi munculnya Penampilan English Club yang merupakan Ekrstra Bahasa Inggris. Salah seorang peserta Englsih Club mulai pidato dalam bahasa Inggris. Penampilan Drama dalam bahasa inggris pun mulai. Drama dengan setting Ruang Class dan beberapa orang siswa dan satu orang guru, ini menggambarkan suasana akrab kehidupan di sekolah dan bagaimana hidup saling tolong-menolong antar sesama.

Disusul dengan penampilan Ekstra Wushu yang diasuh oleh saudara Edi Susanto. Dengan seragam serba hitam, menambah kompaknya pergerakan dan peragaan teknik wushu yang ditampilkan. Iringan musik “Cina” pun begitu serasi dengan jurus-jurus yang diperagakan oleh mereka. Wah ... emang apik tenan ! ... Ini perlu dikembangkan. “Teknik Pedang”pun mulai di tampilkan oleh salah seorang siswi, dan diakhiri dengan gerakan-gerakan lembut diperagakan 2 orang siswi yang merupakan salah satu teknik atau jurus dalam wushu.

“OPERA Kelas 6” cukup menghibur hadirin semuannya. Opera dikemas dengan model yang mirip dengan “OPERA VAN JAVA” dengan dalang pelawak PARTO ini, berhasil dimainkan dengan cukup apik oleh siswa-siswi kelas 6. “Pokoknya kalian harus SEMANGAT, sebentar lagi UN (UJIAN NASIOAL). Akhirnya SD Unggulan Sepanjang Masa menjadi yang terbaik. Nilai IPA 10, Nilai Matematika 10 dan Bahasa Indonesia juga 10. Ruaaarrr Biasaaa.. Pokoknya 10 semua.... Yah.. We Are The Champion. Yah begitulah ... kreatifitas siswi-siswi kelas 6, begitu hebat. Semoga prestasi UN-nya juga HEBAT. Sebagaimana Karakter mereka yang KUAT dengan nilai-nilai akhlak islami.

Dan masih beberapa lagi tampilan dari jenis ekstra lainnya. Suasana gedung Wayang Orang sudah mulai panas, tibalah saatnya untuk undur diri dari liputan, karena acara demi acara usai sudah.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Tamu


ShoutMix chat widget
 

SDIT Nur Hidayah Copyright © 2010 SDIT NH is Designed by Choirul Fata