Selasa, 23 November 2010

KEMBALI SDIT NUR HIDAYAH SALURKAN BANTUAN KE MERAPI


Sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu 20 Nopember satu unit mobil "PANTER" dari SDIT NUR HIDAYAH meluncur ke Boyolali dengan membawa sejumlah bantuan untuk korban bencana Merapi. Satu Mobil penuh dengan bantuan berupa makanan dan pakaian serta perlengkapan bayi/anak berasal dari para siswa-siswi dan orang tua murid SDIT Nur Hidayah. Karena mobil sudah terisi penuh, sehingga akhirnya sebagian masih ada yang tersisa dan akan disalurkan dikemudian hari. Bantuan tersebut kami salurkan melalui P2B PKS Boyolali di kantor DPD PKS Boyolali.

Mulai pekan inipun, semangat orang tua dan para siswa-pun untuk membantu korban bencana Merapi masih terus berdatangan, baik dalam bentuk pakaian maupun dana. Alhamdulillah, jumlah dana yang terkumpul pada periode kedua Penggalangan Dana Peduli Bencana sampai dengan hari ini Selasa 23 Nopember sudah mendekati angka Sembilan juta-an. Penggalangan Dana pada periode kedua ini, Insya Allah akan digunakan dalam Program Recovery Pendidikan Paska Tanggap Darurat Bencana Merapi yang kemungkinan akan berakhir pada pekan-pekan ini.

Hari Ahad kemarin tanggal 21 Nopember 2010, kamipun kembali menyambangi para pengungsi di Masjid Raya Klaten dan terus naik melanjutkan perjalanan ke Merapi. Sebagian pengungsi di Klaten memang sudah mulai kembali pulang ke rumah masing-masing dalam radius aman 10 Km. Namun merekapun, masih naik turun dari rumah-rumah mereka, karena berdasarkan informasi dari Posko Gabungan Polisi/Brimob/warga Sekitar di Kemalang Klaten bahwa pagi hari mereka memberi makan ternak, menengok pertaniannya dan sore harinya kembali ke pengungsian.

Sepanjang perjalanan dari Masjid Raya Klaten menuju puncak Merapi di Kemalang Klaten, kamipun melihat belum banyak aktivitas warga. Dikanan kiri jalan masih terlihat debu beterbangan karena abu vulkanik Merapi belum sepenuhnya dibersihkan. Dan beberapa pengendara motor yang lalu-lalang sepanjang jalan menuju puncak Merapi-pun masih mengenakan pelindung "masker".

Hingga kamipun sampai di Posko terakhir sekitar 10 Km dari puncak Merapi. Kami beserta rombongan terpaksa harus berhenti disana, karena para petugas Polisi/Brimob/warga sekitar tidak membolehkan kami meneruskan perjalanan ke NDELES Klaten yang merupakan desa/kampung terdekat dengan Merapi. Sebetulnya kami ingin sekali memberikan bantuan langsung kepada para pengungsi dilapangan, namun akhirnya bantuan berupa makanan/nasi bungkus itupun kami titipkan kepada posko gabungan Polisi/Brimob dan warga sekitar.

Panitia Penggalangan Dana Peduli Merapi SDIT Nur Hidayah Surakarta masih terus membuka kesempatan kepada orang tua murid, para siswa dan masyarakat umum untuk memberikan sumbangan kepada korban Merapi. Hasil Penggalangan Dana periode kedua ini akan digunakan dalam PROGRAM RECOVERY PENDIDIKAN BENCANA MERAPI.

Alhamdulillah,... sampai dengan hari selasa tanggal 30 Nopember 2010, hasil penggalangan dana peduli Merapi periode kedua terkumpul sejumlah Rp 9.785.400,-. Dana tersebut telah dikirim ke DPPU (Dompet Pendidikan Peduli Umat) JSIT Jateng untuk PROGRAM RECOVERY PENDIDIKAN BENCANA MERAPI.

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 Comments:

Posting Komentar

Buku Tamu


ShoutMix chat widget
 

SDIT Nur Hidayah Copyright © 2010 SDIT NH is Designed by Choirul Fata